rss

KOLOM TUTORIAL FEED

ZONA KLIK FEED

Selasa, 13 Oktober 2009

Gesa Pekerjaan Jembatan

Teluk Kuantan - Dinas Pasar Kebersihan dan Pertamanan (DPKP) Kuansing ditahun 2009 ini melalui angaran APBD Murni 2009, mengusulkan program pembangunan jembatan penghubung antara blog A, B dan C Pasar Rakyat Teluk Kuantan. Bahkan Dinas DPKP Kuansing, telah menentukan pemenang tender proyek yang bernilai Rp. 1,8 miliar lebih tersebut. Dari pantauan Riau Pos dilapangan, rekanan kontraktor telah memulai pekerjaannya. Bahkan sejauh ini, rekanan kontraktor sudah menyelesaikan pengecoran pondasi pembangunan tiang jembatan penghubung di blog B dan C bangunan Pasar Rakyat Teluk Kuantan tersebut.

Kepala Dinas Pasar Kebersihan dan Pertamanan Kuansing H Muharlius SE MM membenarkan perihal tersebut. "memang benar, pada tahun 2009 ini kita memprogramkan pembangunan jembatan penghubung blog B adan blok C Pasar Rakyat Teluk Kuantan," ujarnya. Karena itu, dirinya meminta kepada rekanan kontraktor untuk menggesa pekerjaan pembangunan jembatan penghubung Pasar Rakyat Teluk Kuantan tersebut. Ditegaskannya, tidak ada alasan bagi rekanan kontraktor untuk tidak mampu menyelesaikan pekerjaan hingga akhir Desember 2009 mendatang. Tidak ada alasan bagi rekanan kontraktor untuk tidak mampu menyelesaikannya.

Akhir desember 2009, pekerjaan jembatan penghubung ini harus sudah siap, tegas Muharlius. Bahkan pihaknya berjanji akan memberikan sanksi pada rekanan bila lambat atau tidak mampu menuntaskan pekerjaannya. Namun dilihat dengan persentase pekerjaan di lapangan dengan waktu yang tersisa tiga bulan lagi, Muharlius optimis kalau rekanan mampu menyelesaikannya. Pembangunan jembatan penghubung ketiga bangunan Pasar Rakyat Taluk Kuantan tersebut terkait sudah rampungnya kedua bangunan blog B dan C yang akan difungsikan awal 2010 ini.

Sumber : Riau Pos
»»  READ MORE...

Transaksi Saham Tembus Rp 3,39 Triliun

Pekanbaru, Nilai transaksi investor RIau di perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI) menunjukkan tren peningkatan. Hingga September 2009, berdasarkan data yang diterbitkan Pusat Informasi dan Penanaman Pasar Modal (PIPM) perwakilan Pekanbaru, transaksi investor Riau hingga september 2009 sudah menembus Rp. 3,39 triliun. Bukan hanya transaksi yang mengalami peningkatan namun jumlah investor juga menunjukkan tren peningkatan. Sampai saat ini setidaknya terdaftar 1631 investor yang bermain di pasar modal khususnya pasar modal saham. Pemahaman masyarakat akan investasi di pasar modal sudah semakin luas. Jumlah investor setiap bulannya terus meningkat, ujar kepala PIPM pekanbaru Emon Sulaeman menjasi Riau Pos, Ahad (11/10).

Khusus di bulan September, transaksi investor Riau mengalami penurunan signifikan. Tak tanggung-tanggung penurunan mencapai angka 50 persen dari angka transaksi pada bulan sebelumnya. Transaksi investor Riau di bulan September hanya Rp 331 miliar sedangkan bulan Agustus, transaksi mencapai Rp 607 miliar. Selama bulan September, pasar tidak berlangsung penuh dikarenakan di bulan September bertepatan dengan bulan puasa dan libur Idul Fitri. Investor yang biasa bermain di pasar modal, menahan diri dan baru kembali bergairah setelah libur Idul Fitri usai" ujarnya.

Menurut Emon setiap memasuki bulan puasa memang pasar modal mengalami tren penurunan. Namun setelah lebaran usai, kondisi pasar kembali normal. Bila bulan Agustus lalu bisa menembus angka Rp 67 miliar transaksi investor bulan ini hanya bisa separuhnya. Dibulan Oktober baru transaksi akan kembali bergairah." paparnya.

Sumber : Riau Pos
»»  READ MORE...

Riau Masih Berikan Kontribusi Ekspor

Provinsi Riau masih memberikan kontribusi ekspor terhadap nasional. Jumlahnya komulatifnya tak tanggung-tanggung, untuk semester I 2009 (Januari-Juni) mencapai 4.760,81 juta dolar AS. Nilai ekspor Riau bulan Juni 2009 mencapai 980,40 juta dolar AS atau mengalami peningkatan sebesar 0,85 persen dibanding ekspor bulan Mei 2009 yang mencapai 972,15 juta dollar AS. Khusus untuk bulan Juni 2009, Riau memberikan kontribusi nasional sebesar 10,51 persen, ujar Kepala BPS Riau, Abdul Manaf MA. Kontribusi nilai ekspor Riau terhadap nasional, Januari-Juni 2009 adalah 9,52 persen. Namun dibanding periode yang sama tahun 2008 sebesar 44,47persen. Mantan Kepala BPS Lampung ini mengungkapkan, ekspor migas bulan juni 2009 mencapai 371,89 juta dolar AS atau naik 86,30 persen dibanding ekspor migas bulan Mei 2009, sedangkan selama Januari-Juni 2009 ekspor migas mencapai 1.402,71 juta dolar AS atau mengalami penurunan sebesar 60,88 persen dibanding periode yang sama tahun sebelumnya.

Ekspor non migas bulan Juni 2009 mencapai 608,51 juta dolar AS atau turun 21,23 persen dibanding ekspor non migas bulan Mei 2009, sedangkan selama Januari-Juni 2009mencapai 3.358,09 juta dolar AS atau menurun 32,68 persen dibanding periode yang sama tahun sebelumnya. Selama januari=juni 2009 ekspor non migas didominir oleh lemak dan minyak hewan/nabati sebesar 2.323,17 juta dolar AS (69,18 persen), diikuti oleh kertas dan karton sebesar 434,54 juta dolar AS (12,94 persen), serta bubuk kayu/pulp 263,37 juta dolar AS (7,84 persen). Kontribusi ketiganya mencpai 89,96 persen dan total ekspor non migas RIau.

Sedangkan negara tujuan, ekspor non migas paling tinggi masih dipegang India. Selama Januari-Juni 2009 mencapai angka terbesar yaitu 773,20 juta dolar AS, diikuti China 766,62 juta dolar AS, Belanda 315,48 juta dolar AS, Malaysia 198,64 juta dolar AS dan Bangladesh sebesar 178,57 juta dolar AS. Kontribusi kelimanya mencapai 66,48 persen terhadap keseluruhan ekspor non migas. Menurut sektor, ekspor hasil industri dan hasil pertanian selama Januari-Juni 2009 masing-masing menurun sebesar 33,04 persen dari 16.00 persen sedangkan ekspor hasil pertambangan dan lainnya mengalami kenaikan sebesar 65,16 persen dibanding periode yang sama tahun 2008, paparnya lebih lanjut.

Sumber : (Riau Pos)
»»  READ MORE...

Buku Tamu BRO


ShoutMix chat widget

MEMBER