rss

Sabtu, 08 Agustus 2009

Dai Perlu Mengenal Medan

Dalam menyampaikan ajaran Islam kepada umat, seorang dai dituntut untuk mempunyai strategi yang baik, sehingga ajaran agama yang disampaikan bisa mengena di hati jamaah. Serta membawa perubahan yan baik dalam moral masyarakat. Salah satu strategi yang harus dikuasai adalah menguasai medan. Untuk memberikan kemampuan ini kepada masyarakat pada dai Riau yan tergabung dalam Ikatan Dai Indonesia (Ikadi) Riau akan menggelar diskusi dai di Kampar, 8 Agustus hari ini.

Kegiatan ini bersempena dengan Musyawarah WIlayah I (Muswil I) Pimpinan WIlayah Ikadi PRovinsi RIau di Gedung Mahligai Bungsu. Komplek Markaz Islamy Kabupaten Kampar, "ujar ketua Ikadi Kampar Ustadz Tamaruddin SPdi kepada Riau Pos di Bangkinang, Rabu (5/8). Dijelaskan Tamaruddin, diskusi ini akan hadir pembicara yang berkompeten di bidangnya, seperti Al Ustadz H Samson Raman MA, yang merupakan penterjemah buku Laa Tahzan karangan DR Aid al Qarni dari Jakarta, Prof DR H Mahdini (Ketua MUI Riau), dan DR H Mawardi Muhammad SOleh MA (Ketua MUI Kabupaten Kampar).

Tujuan acara tersebut, ujarnya untuk membuka wawasan para dai akan pentingnya mengenal medan dan memahami kondisi masyarakat tempat mereka berdakwah. Rencananya, acara ini akan dihadiri 300 dai dari urutan kabupatan se-Provinsi Riau. Acara ini terbuka untuk umum. Bagi masyarakat berminat kami undang untuk datang," ujarnya.


Sumber : Riau Pos
Postingan Terkait Lainnya :


Widget by Astaqauliyah.Com

2 komentar:

an on 9 Agustus 2009 19.49 mengatakan...

betul sob DAI itu harus mengerti medan dalam arti mengerti karakteristik masyarakat agar mampu meningkatkan iman..amin

andi has on 13 Agustus 2009 00.31 mengatakan...

supaya dakwahnya mudah diterima objek dakwah, Da'i harus kenal medan dakwahnya. setuju banget tuh sob....


Posting Komentar

Buku Tamu BRO


ShoutMix chat widget

MEMBER